Pencarian

Sekilas KTI

Pada tahun 1978 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. memulai sebuah unit penunjang kegiatan operasional untuk menyediakan air bersih. Sebagian besar air bersih yang dihasilkan, digunakan untuk kebutuhan industri dan sebagian lain untuk kebutuhan masyarakat kota Cilegon. Pada 28 Februari 1996, unit penunjang operasional ini menjadi anak perusahaan dengan nama PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI).  PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. memiliki 99,99% sahamnya, sementara 0,01% sahamnya dimiliki oleh PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (PT KIEC).

Air baku yang diambil dari Sungai Cidanau bersumber dari danau alam Rawa Dano. Air kemudian dialirkan menggunakan pipa diameter 1,4m sepanjang ±28km untuk diolah menjadi air bersih di Instalasi Pengolahan Air Krenceng.  Kapasitas terpasang di Instalasi Pengolahan Air Krenceng adalah sebesar 2.000 liter/detik. Setelah Instalasi Pengolahan Air Cidanau dan Bendung Cipasauran selesai dibangun tahun 2018, saat ini PT KTI dapat melayani lebih banyak kebutuhan air bersih. Kapasitas terpasang di Instalasi Pengolahan Air Cidanau adalah sebesar 600 liter/detik.

Seiring perkembangan industri di kota Cilegon, kebutuhan air dengan kualitas yang spesifik juga meningkat. PT KTI telah mengembangkan bisnis untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut dengan membangun dan mengoperasikan beberapa Instalasi Pengolahan Air Demin, Water Recycle Plant, Waste Water Treatment Plant dengan teknologi membrane, ultrafiltrasi, ion exchanger dan biologis.